Nafkah Hasil Riba

MediaMuslim.InfoAsy-Syaikh Al Albani ditanya oleh seorang pemuda: “Ana seorang pemuda yang masih belajar dan ayah ana orang kaya namun beliau terlibat mu’amalah riba dan perdagangan haram, bagaimana sebaiknya ana bersikap, padahal beliaulah yang memberi nafkah. Dan ana sudah menjelaskan berkali-kali kepada beliau bahwa riba itu haram namun tidak bermanfaat?
Kemudian Asy-Syaikh Al Albani menjawab sebagai berikut: Sesungguhnya belajar yang diisyaratkan oleh penanya secara pasti bukan termasuk perkara yang wajib tapi hanyalah jalan untuk mencari rizki pada saat sekarang ini. Jika perkaranya bahwa ia hidup di bawah naungan (tanggungan ayahnya), sedang ia yakin bahwa ayahnya bermu’amalah dengan riba, maka ia wajib mengambil segala upaya untuk melepaskan diri dari kehidupan yang tegak di atas kemaksiatan, meskipun hal itu mengakibatkan ia harus meninggalkan bangku sekolah. Sebab belajar (ilmu-ilmu umum) semacam ini bukanlah termasuk fardhu ‘ain. Maka ia wajib mencari rizki dengan sekuat tenaga, bekerja keras, ini lebih baik baginya dan selamat.

Maka dengan segenap kemampuan penanya hendaklah ia meninggalkan bangku sekolah meskipun untuk sementara waktu, dan berusaha mencari rizki untuk dirinya sendiri yang dapat menjaga kehormatannya dengan rizki tersebut dan ia tidak membutuhkan nafkah dari ayahnya lagi.

Jika ia terpaksa (mengambil biaya hidup dari ayahnya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak berlebihan, yakni ia menjadi tanggungan ayahnya, (maka hal itu tidak mengapa) asalkan ia tidak memperbanyak permintaan kepada ayahnya, namun hanya mengambil sebatas menutupi sisa hidupnya (penghilang lapar), dan menegakkan (mengurangi) bebannya, sehingga tidak meminta-minta kepada orang lain.

(Disadur dari: Fatawa Syaikh Al Albani)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: