Sebuah surat kabar Jerman menyebutkan, jumlah masjid di Jerman selama dua tahun lalu meningkat pesat. Surat kabar ‘Field’ seperti yang dikutipnya dari sebuah penelitian yang dilakukan Pusat Kajian Arsip Islam menjelaskan, masjid yang memiliki menara dan kubah meningkat jumlahnya di Jerman sejak tahun 2004 dari 141 menjadi 159 masjid. Sementara 128 masjid lainnya masih dalam tahap pembangunan. Demikian seperti yang dilansir kantor berita Jerman (DBA).
Sementara itu, penelitian yang diadakan ‘Bank Dresdn’ memperkirakan akan berkurangnya jumlah gereja di Jerman selama beberapa tahun ke depan. Ritual yang disebut ‘Penyucian Agama’ di 96 gereja dari total 350 gereja di bawah kekardinalan ‘Eshen’ saja tinggal menunggu waktu untuk dihentikan.!? Demikian pula, sejumlah bangunan gereja telah dialih fungsikan untuk tujuan lain. Hal itu disebabkan berkurangnya jumlah pengunjung gereja-gereja dan merosotnya pendapatan yang dihasilkan ‘Pajak Gereja.’!!?? (ismo/AS)
eliza berkata
Allahu Akbar !!!!!!!!!!!!!
Gelar H. berkata
amin
lutfi berkata
Blog yang bagus, semoga bermanfaat bagi pembacanya.
hen berkata
amin, ada yng tahu ttg masjid dijadiin gereja di jerman? kalo ada yang tahu tlng kasih tau saudara/ri ku
sapto berkata
Saya kira inilah masa pemurnian bagi gereja di Jerman. mana yang sungguh-sungguh pengikut Kristus dan mana yang bukan sungguh-sungguh. selama ini terlalu banyak orang Kristen di sana tetapi sebenarnya tidak lebih dari kaum rasionalis dan materialis saja. penurunan jumlah itu tidak terlalu masalah, toh Kristus tetap hidup di dalam orang-orang yang sungguh-sungguh mengimani Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat-Nya. Bukankah Tuhan tetap hidup tanpa pembelaan dari siapapun?
andrie berkata
kita sebagai umat islam mesti bersykur munkin itu sebagai pertanda makin banyaknya warga jerman yang memutuskan untuk menjadi seorang muslim, mari kita tunjukan bahwa islam adalah agama yang damai. Ok bro !!! wasalammmm
Leo berkata
Mungkin beberapa tahun ke depan para Misionaris yang dari Asia bahkan dari Indonesia yang akan menginjil di sana untuk membangkitkan kembali Iman Kristen orang-orang Jerman. Jumlah Masjid bertambah mungkin karena umat Islam di sana bertambah, kita tau karena kaum imigran yang datang ke eropa yang notabene banyak dari timur tengah untuk mencari kehidupan yang lebih baik dan mereka mempraktekkan ajaran agamanya. dan sah-sah saja orang-orang Islam juga dikasi kebebasan untuk beribadah dan membangun rumah ibadahnya. Kalau Islam di Eropa khususnya Jerman ada kebebasan beribadah dan membangun Masjid pastilah ada hambatan-hambatan tapi kita tau masih batas-batas yang wajar. Nah bagaimana dengan di negara kita Indonesia….Gereja yang sudah lama dibangun dan digunakan untuk beribadah masih ditutup paksa, dan atas perintah keputusan Pemerintah setempat lagi, apalagi mau membangun Gereja yang baru karena tuntutan pertumbuhan Jemaat sangat-sangat sulit.